Blog ini berisi tentang kekagumanku dengan dunia ini, luar angkasa dan kejadian sains yang menarik perhatianku

Rasi Bintang

Rasi bintang

Loncat ke navigasiLoncat ke pencarian
Suatu rasi bintang atau konstelasi adalah sekelompok bintang yang tampak berhubungan membentuk suatu konfigurasi khusus. Dalam ruang tiga dimensi, kebanyakan bintang yang kita amati tidak memiliki hubungan satu dengan lainnya, tetapi dapat terlihat seperti berkelompok pada bola langit malamManusia memiliki kemampuan yang sangat tinggi dalam mengenali pola dan sepanjang sejarah telah mengelompokkan bintang-bintang yang tampak berdekatan menjadi rasi-rasi bintang. Susunan rasi bintang yang tidak resmi, yaitu yang dikenal luas oleh masyarakat tetapi tidak diakui oleh para ahli astronomi atau Himpunan Astronomi Internasional, juga disebut asterisma. Bintang-bintang pada rasi bintang atau asterisma jarang yang mempunyai hubungan astrofisika; mereka hanya kebetulan saja tampak berdekatan di langit yang tampak dari Bumi dan biasanya terpisah sangat jauh.
Pengelompokan bintang-bintang menjadi rasi bintang sebenarnya cukup acak, dan kebudayaan yang berbeda akan memiliki rasi bintang yang berbeda pula, sekalipun beberapa yang sangat mudah dikenali biasanya seringkali ditemukan, misalnya Orion atau Scorpius.
Himpunan Astronomi Internasional telah membagi langit menjadi 88 rasi bintang resmi dengan batas-batas yang jelas, sehingga setiap arah hanya dimiliki oleh satu rasi bintang saja. Pada belahan bumi (hemisfer) utara, kebanyakan rasi bintangnya didasarkan pada tradisi Yunani, yang diwariskan melalui Abad Pertengahan, dan mengandung simbol-simbol Zodiak.
Beragam pola-pola lainnya yang tidak resmi telah ada bersama-sama dengan rasi bintang dan disebut asterisma, seperti Bajak (juga dikenal di Amerika Serikat sebagai Big Dipper) dan Little Dipper.

Konstelasi Bintang Penting

Ursa Mayor (Beruang Besar atau Biduk)

Pada bola antariksa di sebelah utara terdapat konstelasi bintang Ursa Mayor ,yang mana terdiri dari 7 buah anggota. Adapun penggunaan konstelasi bintang tersebut ialah untuk menentukan arah utara, dengan cara menghubungkan bintang β Ursa Mayoris dengan bintang α Ursa Mayoris. Garis khayal ini kita teruskan sampai memotong horizon. Lalu kemudian pada titik potong dari hasil garis ini dengan horizon itulah letak titik utara.

Crux  atau Southern Cross

Konstelasi Bintang Crux (Pari, Gubuk Menceng, Salib atau Southern Cross).Adapun penggunaan Konstelasi bintang ialah  untuk menemukan arah selatan, yaitu dengan cara menarik garis khayal antara bintang γ Cruxis dengan bintang α Cruxis. Garis khayal ini diperpanjang sampai memotong horizon. Adapun titik potong antara perpanjangan garis dengan horison inilah terdapat letak titik selatan.

Ursa Minor (Beruang Kecil)

Di utara ada sebuah konstelasi bintang yang rupanya hampir mirip Ursa Mayor, namun hanya bentuknya lebih kecil, disebut Ursa Minor. Kelompok bintang ini mempunyai 7 buah anggota. Yang mana Salah satunya ialah bintang α Ursa Minoris disebut juga bintang Polaris, sebab letaknya tepat di atas titik Kutub Utara.Adapun kegunaan Polaris ialah agar dapat menentukan suatu petunjuk arah utara dan mencari letak lintang serta menentukan lebar geografis di sebelah utara equator. Misalnya, bintang Polaris tampak 40 di atas horison, maka tempat pengamatan tersebut terletak pada 40 LU.

Orion

Konstelasi bintang Orion sangat luas dan terang. Misalnya, α Orionis (Betelgues) dan β Orionis (Rigel). Di tengah-tengah kelompok bintang tersebut terdapat 3 buah bintang, yaitu:
  • δ Orionnis (atau: delta orionis)
  • ε Orionis (baca: epsilon orionis)
  • ζ Orionis (baca: zeta orionis).

Pegasus

Kuda Pegasus merupakan nama hewan mitologi Yunani atau kuda terbang. Yang mana menurut ceritanya pada mitologi Yunani, Pegasus merupakan anak dari Medusa setelah kepalanya dipenggal oleh Perseus. Kuda Pegasus memiliki tugas yang sangat penting bagi Dewa-Dewa di Olimpus, yakni membawa senjata petir milik Zeus, Dewa Petir sekaligus Raja Para Dewa.
Dapat kita lihat bentuknya hanya setengah tubuh kuda . Rasi bintang Pegasus nampak di belahan langit utara. maka apabila ingin menyaksikan rasi bintang ini,  anda harus mencarinya di langit bagian utara.

Leo

Rasi bintang Leo digambarkan dengan wujud singa. Leo dapat Quipperian lihat di langit sebelah utara. Seperti Cancer dan Hydra di sebelah baratnya, Virgo dan Coma Berenices di sebelah timurnya, Crater di sebelah utara, dan Leo Minor, Ursa Mayor, serta Lynx di sebelah selatannya masih bersandingan dengan rasi ini
Terdapat sebuah fakta yang sangat menarik pada bintang Leo ini ialah yang mana ia mempunyai 92 bintang. Kemudian dari jumlah yang ada tersebut  terdapat 13 bintang yang mempunyai  planet sendiri. Kumpulan bintang yang merupakan rasi terterang dalam susunan Leo ialah seperti, Alpha Leonis atau Regulus, Beta Leonis atau Denebola, Gamma Leonis atau Algieba, dan Delta Leonis ataus Zosma.
Pada lambang singa yang dijadikan lambang dari rasi bintang Leo kaitannya ada dengan mitologi Yunani. yang mana pada dasarnya singa itu mempunyai kulit yang sangat kuat sehingga tidak dapat dilukai.

Hydra

Pada kita saksikan yang mana bentuk dari rasi ini hampir  seperti ular yang panjang. Karena Ukurannya yang sangat panjang oleh sebab itu Hydra dinobatkan sebagai rasi bintang terbesar yang ada di langit bumi sebelah selatan. Yang kepal Hydra terdapat di sebelah selatan Cancer, sedangkan pada ekornya ada di antara rasi bintang Centaurus dan Libra.
Yang termasuk bagian dari bbintang ini ialah bintang Alphard. Mungkin setelah Mendengar nama itu tentu kamu langsung terasosiasikan dengan salah satu kendaraan mahal besutan Toyota, bukan? Anda benar, mobil mewah mengambil nama dari bintang Alphard.

Daftar Rasi Bintang

Adapun pendapat para ahli astronomi modern bahwa mengenai rasi bintang telah diakui oleh International Astronomical Union (IAU) pada tahun 1992.
Berikut merupakan daftar rasi bintang tersebut:
  1. Andromeda
  2. Antlia
  3. Apus
  4. Aquarius
  5. Aquila
  6. Ara
  7. Aries
  8. Auriga
  9. Boötes
  10. Caelum
  11. Camelopardalis
  12. Cancer
  13. Canes Venatici
  14. Canis Mayor
  15. Canis Minor
  16. Capricornus
  17. Carina
  18. Cassiopeia
  19. Centaurus
  20. Cepheus
  21. Cetus
  22. Chamaeleon
  23. Circinus
  24. Columba
  25. Coma Berenices
  26. Corona Australis
  27. Corona Borealis
  28. Corvus
  29. Crater
  30. Crux
  31. Cygnus
  32. Delphinus
  33. Dorado
  34. Draco
  35. Equuleus
  36. Eridanus
  37. Fornax
  38. Gemini
  39. Grus
  40. Hercules
  41. Horologium
  42. Hydra
  43. Hydrus
  44. Indus
  45. Lacerta
  46. Leo
  47. Leo Minor
  48. Lepus
  49. Libra
  50. Lupus
  51. Lynx
  52. Lyra
  53. Mensa
  54. Microscopium
  55. Monoceros
  56. Musca
  57. Norma
  58. Octans
  59. Ophiuchus
  60. Orion
  61. Pavo
  62. Pegasus
  63. Perseus
  64. Phoenix
  65. Pictor
  66. Pisces
  67. Piscis Austrinus
  68. Puppis
  69. Pyxis
  70. Reticulum
  71. Sagitta
  72. Sagittarius
  73. Scorpius
  74. Sculptor
  75. Scutum
  76. Serpens
  77. Sextans
  78. Taurus
  79. Telescopium
  80. Triangulum
  81. Triangulum Australe
  82. Tucana
  83. Ursa Major
  84. Ursa Minor
  85. Vela
  86. Virgo
  87. Volans
  88. Vulpecula

(sumber:https://id.wikipedia.org/wiki/Rasi_bintang dan https://contohsoal.co.id/rasi-bintang/)
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Quotes

Tataplah bintang-bintang. Cobalah memahami apa yang kamu lihat dan pikirkan tentang apa yang membuat alam semesta ini ada. Peliharalah rasa ingin tahu.

-Stephen Hawking-

Pages

Black Hole