Blog ini berisi tentang kekagumanku dengan dunia ini, luar angkasa dan kejadian sains yang menarik perhatianku

NASA

Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat

Loncat ke navigasiLoncat ke pencarian
National Aeronautics and Space Administration
NASA seal.svg
Segel NASA
NASA logo.svg
Lencana NASA
Motto: For the Benefit of All[1]
Tentang lembaga
Dibentuk29 Juli 1958 (61 tahun lalu)
Lembaga pendahulu
Wilayah hukumPemerintah Amerika Serikat
Kantor pusatWashington, D.C.
Pegawai18,800+[2]
Anggaran tahunanUS$17.6 juta (FY 2009)[3]
See also NASA Budget
Pejabat eksekutif
Situs webnasa.gov
Badan Penerbangan dan Antariksa (bahasa InggrisNational Aeronautics and Space Administration, disingkat NASA) adalah lembaga pemerintah milik Amerika Serikat yang bertanggung jawab atas program luar angkasa Amerika Serikat dan penelitian umum luar angkasa jangka panjang. Organisasi ini bertanggung jawab atas program penelitian luar angkasa bagi masyarakat sipil, aeronautika, dan program kedirgantaraan.
Sejak tahun 2011, NASA memiliki tujuan strategis:
  1. Memperluas dan mempertahankan aktivitas manusia di seluruh tata surya
  2. Memperluas pemahaman ilmiah tentang Bumi dan alam semesta
  3. Menciptakan inovasi ruang teknologi baru
  4. Penelitian aeronautika terdepan
  5. Mengaktifkan program dan kemampuan institusi untuk melakukan kegiatan keluar-angkasaan dan aeronautika
  6. Berbagi ilmu pengetahuan dengan tenaga pendidik dan mahasiswa untuk memberikan kesempatan berpartisipasi.

    Sejarah

    Presiden Eisenhower mendirikan NASA pada tahun 1958 dengan tujuan untuk mementingkan kebutuhan masyarakat sipil dibandingkan dengan militer, dan digunakan sebagai program perdamaian dalam ilmu keluar-angkasaan. Undang-Undang Aeronautika dan Keluarangkasaan Nasional disahkan pada 29 Juli 1958, menggantikan organisasi sebelumnya, Komite Penasehat Aeronautika Nasional. Badan ini resmi beroperasi pada 1 Oktober 1958.

    Program Apollo[sunting | sunting sumber]


    Saturn V yang membawa Apollo 15 untuk diluncurkan ke landasan peluncuran 39A pada tahun 1971 di Landasan peluncuran bergerak 1 (Mobile Launch Platform 1).
    Mulai tahun 1967 hingga 1973, terdapat 13 peluncuran roket Saturn V, termasuk 10 misi Apollo setelah Apollo 7. Penerbangan pertama dari dua penerbangan tanpa awak, Apollo 4 (Apollo-Saturn 501) dpada 9 November 1967, juga merupakan roket pertama yang diluncurkan dari KSC. Saturn V pertama kali diluncurkan dengan awak, pada 21 Desember 1968 dalam misi Appolo 8 untuk mengorbit bulan. Dua misi berikutnya mencoba modul bulan: Apollo 9 (orbit bumi) dan Apollo 10 (orbit bulan). Apollo 11, diluncurkan dari landasan peluncuran A pada 16 Juli 1969, membuat pendaratan bulan pertama pada 20 Juli. Apollo 12 mengulangi peluncuran 4 bulan kemudian. Tahun 1970-1072, program Apollo dilaukan di KSC dengan meluncurkan misi 13 hingga 17.

    Skylab[sunting | sunting sumber]

    14 Mei 1973, Saturn V yang terakhir meletakkan stasiun luarangkasa skylab di orbit dari landasan peluncuran 39A. Saat ini, landasan peluncuran 34 dan 37 KSC yang digunakan untuk Saturn IB telah dinonaktifkan, dan landasan peluncuran B telah dimodifikasi untuk peluncuran misi tiga orang ke skylab pada saat itu, serta pesawat luar angkasa Apollo terakhir untuk percobaan proyek Apollo-Soyuz pada 1975.

    Pesawat ulang-alik[sunting | sunting sumber]


    Pesawat ulang-alik Discoverydiluncurkan dari landasan 39A di STS-60, 3 February 1994
    Ketika pesawat ulang-alik sedang dirancang, NASA menerima proposal untuk membangun tempat peluncuran dan pendaratan alternatif di lokasi selain KSC, yang memerlukan pengkajian. KSC memiliki keuntungan yang penting, termasuk: fasilitas yang telah tersedia; lokasi jalur air antar pesisir; dan lokasinya di lintang selatan, yang memberian keuntungan kecepatan untuk misi peluncuran di orbit timur dekat ekuator. Kerugiannya termasuk; ketidakmampuan untuk meluncurkan misi militer ke orbit polar dengan aman, karena penguat yang digunakan kemungkinan akan jatuh di Carolina atau Kubakorosi dari air garam; dan frekuensi cuaca berawan atau badai. Meskipun membangun situs baru di White Sands Missile Range di New Mexico telah dipertimbangkan secara serius, NASA mengumumkan keputusannya pada April 1972 untuk menggunakan KSC untuk pesawat ulang-alik.[14] Karena pesawat ulang-alik tidak bisa di daratkan secara otomatis atau dengan remot kontrol, peluncuran Columbia pada 12 April 1981 untuk misi pengorbitan pertama STS-1, merupakan peluncuran berawak pertama dari sebuah pesawat yang belum pernah diuji dalam peluncuran berawak sebelumnya.

    Vehicle Assembly Building pada perayaan 200 tahun deklarasi kemerdekaan Amerika

    Pesawat ulang-alik Atlantisdipindahkan ke landasan 39A untuk peluncuran STS-36 tahun 1990.
    Tahun 1976, area parkir selatan VAB (Vehicle Assembly Building) digunakan sebagai lokasi untuk acara 'Abad Ketiga Amerika', sains dan teknologi digunakan dalam peringatan 200 tahun deklarasi kemerdekaan Amerika. Bersamaan dengan kegiatan ini bendera Amerika di cat di bagian selatan VABdan logo dua ratus tahun Amerika di sebelah utara. Selama akhir 1970-an, LC-39 dikonfigurasikan untuk mendukung pesawat ulang-alik. Dua fasilitas pemrosesan orbiter dibangun dekat VAB sebagai hangar dengan yang ketiga ditambahkan pada tahun 1980-an.
    Fasilitas pendaratan pesawat (SLF) sepanjang 2.9 mil (4.6 km) milik KSC merupakan lokasi pendaratan utama di akhir misi pesawat pengorbit, meskipun pendaratan pertama KSC tidak dapat terlaksana hingga penerbangan ke sepuluh, ketika pesawat challenger menyelesaikan STS-41-B pada 11 Februari 1984; lokasi landasan yang utama hingga saat itu adalah pusat angkatan udara Edward (Edwards Air Force base) di California, setelah itu digunakan sebagai lokasi pendaratan cadangan. SLF juga menyediakan pilihan pembatalan kembali ke lokasi peluncuran (RTLS/Retun-to-Launch-Site), yang tidak dimanfaatkan. SLF merupakan salah satu landasan pacu terpanjang di dunia.[15]
    Setelah sukses menerbangakan 24 pesawat ulang-alikChallenger meledak 73 detik setelah peluncuran pada misi STS-51-L pada 28 Januari 1986; pesawat pertama yang diluncurkan dari landasan 39B dan peluncuran berawak Amerika pertama yang gagal, 7 orang anggota kru menjadi korban. segel O-ring di roket pendorong sebelah kanan mengalami kegagalan saat lepas landas, menyebabkan kegagalan beruntun pada struktur berikutnya. Peluncuran dilanjutkan pada 29 September 1988 dengan STS-26 setelah banyak melakukan modifikasi dalam berbagai aspek dari program pesawat ulang-alik.
    1 Februari 2003, Columbia yang berisi 7 orang kru mengalami kecelakaan selama proses pendaratan melalui Texas selama misi STS-107 (penerbangan pesawat ke 113); pecahnya pesawat dipicu oleh kerusakan yang berkelanjutan selama peluncuran dari landasan 39A pada 16 Januari, ketika bagian dari penyekat busa dari tangki bahan bakar internal pesawat orbiter mengenai sayap kiri pesawat. Selama proses pendaratan, kerusakan menyebabkan lubang sehingga gas panas melelehkan struktur sayap. Seperti bencana Challenger, investigasi dan modifikasi menghasilkan gangguan operasi penerbangan pesawat di KSC selama lebih dari dua tahun hingga peluncuran STS-114 pada 26 Juli 2005.

    AresX-I dieluarkan dari bangunan utama KSC
    Program pesawat mengalami pemadaman lima mesin utama di LC-39, semua dalam waktu empat detik sebelum peluncuran, dan satu dibatalkan ke orbitSTS-51-F pada 29 Juli 1985. Misi pesawat selama 30 tahun beroperasi termasuk penyebaran satelit dan satelit antar planet, mengembangkan ilmu sains luar angkasa dan percobaan teknologi, mengunjungi stasiun luar angkasa Rusia MIR, membangun dan melayani stasiun luar angkasa Internasional, implementasi dan perawatan teleskop luar angkasa Hubble dan melayani sebagai laboratorium luar angkasa. Pesawat pensiun dan tidak digunakan sejak Juli 2011 setalah 135 kali peluncuran.

    (Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Badan_Penerbangan_dan_Antariksa_Amerika_Serikat dan https://id.wikipedia.org/wiki/Pusat_Luar_Angkasa_Kennedy)
    Share:

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Recent Posts

    Unordered List

    • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
    • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
    • Vestibulum auctor dapibus neque.

    Quotes

    Tataplah bintang-bintang. Cobalah memahami apa yang kamu lihat dan pikirkan tentang apa yang membuat alam semesta ini ada. Peliharalah rasa ingin tahu.

    -Stephen Hawking-

    Pages

    Black Hole